Sejarah Desa

  08 Maret 2017  |  DESA SEMPU

I.SEJARAH DESA SEMPU

Desa Sempu menurut cerita Rakyat berasal dari nama sebuah pohon, yang dulu banyak terdapat di hutan dekat gunung raung, dimana di hutan tersebut banyak ditumbuhi berbagai macam pohon besar maupun kecil. salah satu spesies tumbuhan yang banyak tumbuh dihutan dekat Gunung Raung ini adalah pohon yang terkenal dengan nama Pohon Sempu , dari nama pohon inilah yang kemudian menjadi cikal bakal nama Desa Sempu. orang-orang yang berada dekat hutan tersebut enggan membuka lahan dan area baru untuk ditempati sebagai tempat tinggal , karena takut pada mistik dan tahayul dari pengaruh Pohon Sempu tersebut.

Pada saat itu masyarakat pendatang maupun masyarakat sekitar hutan dekat Gunung Raung ini berusaha mencari lahan yang akan digunakan sebagai tempat tinggal yang posisinya tidak di sekitar hutan yang ditumbuhi pohon sempu tersebut . Akhirnya masyarakat pendatang berhasil menemukan lahan untuk tempat tinggal dan tempat bercocok tanam yang masih berada dikawasan hutan tersebut, kemudian lahan tersebut dibabat oleh masyarakat untuk tempat tinggal dan lahan bercocok tanam atau yang sering dikenal dengan nama " babat alas " . Seiring dengan bertambahnya waktu lama kelamaan masyarakat yang tinggal di daerah hutan Gunung Raung tersebut bertambah banyak, dan sebagian besar dari mereka juga mendirikan pemukiman ditempat yang agak jauh dari kaki Gunung Raung, dan komunitas masyarakat ini kemudian menjadi sebuah desa yang dinamakan desa Sempu. Nama Sempu sendiri diambil dari nama pohon Besar yang banyak terdapat di Hutan Gunung Raung yang terkenal mempunyai aura mistis itu , dimana pohon Sempu ini juga banyak terdapat di sepanjang jalan Desa Sempu yang baru dibentuk.

II. SEJARAH PEMERINTAHAN DESA

Dari asal-usul pohon Sempu inilah desa Sempu berdiri pada tahun 1890 yang kemudian berkembang mengikuti dinamika masyarakat dan perkembangan jaman, dan pada tahun 1911, pada masa pemerintahan Kepala Desa Dul Jalal Desa Sempu kecamatan Genteng karena wilayahnya terlalu luas, yakni Desa Jambewangi yang letaknya paling dekat dari wilayah kawasan Hutan Gunung Raung dan Desa Sempu sendiri yang wilayahnya lebih mendekati pusat keramaian kota Genteng.

Pada tahun 1995 berdasarkan surat keputusan Desa Sempu Kecamatan Genteng Kabupaten Banyuwangi dilakukan lagi pemecahan Desa Sempu menjadi dua Desa, yakni Desa Tegal Arum sebagai Desa pecahan baru dan Desa Sempu sebagai Desa induk. Akibat dari pemecahan ini, Desa Sempu yang dulunya sangat luas kini luasnya hanya tinggal 498 Hektar,

     Desa Sempu mulai dari jaman Belanda berbentuk pedesaan yang dipimpin oleh seorang Kepala Desa yang mempunyai sepuluh dusun yaitu:

1. Dusun Krajan

2. Dusun Tugung

3. Dusun Tegalyasan

4. Dusun Darungan

5. Dusun Panjen

6. Dusun Tlogosari

7. Dusun Sumberjo

8. Dusun Parastembok

      Namun Desa Sempu pada saat masih dibawah Pemerintahan Kecamatan Genteng mengalami 2 kali pemecahan Desa pada tahun 1995 menjadi Dua Desa, yakni Desa Sempu sebagai Desa induk dan Desa Tegal Arum sebagai Desa hasil pemecahan, sehingga kini Desa Sempu hanya tinggal memiliki Dua Dusun, yakni:

1. Dusun Krajan

2. Dusun Tugung

Dalam pelaksanaan pemerintahan desa Sempu dipimpin oleh seorang Kepala Desa dengan dibantu oleh dua orang Kepala Dusun, sekretaris desa, lima (5) kaur dan satu (1) orang staf, dibantu oleh BPD dan LPMD.

Contact Details

  Alamat :   Jalan Raya Kalisetail Nomor 157 Desa Sempu Kecamatan Sempu Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur 68468
  Email : pemdes.sempu@gmail.com
  Telp. : 0333842462
  Instagram : desasempu_bwi/
  Facebook : desa.sempu
  Twitter : desa_sempu_bwi


© 2019,   Web Desa Kabupaten Banyuwangi